Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Savinho - Winger Muda Manchester City yang Membawa Kecepatan dan Kreativitas Baru

Savinho dan awal perjalanan besar di Manchester City

Kepindahannya ke Inggris menjadi langkah penting dalam proses naik ke level tertinggi.

Datang ke City setelah membangun nama di Spanyol

Platform Jalalive Apk, tidak semua pemain muda datang ke Manchester City dengan jalur perkembangan sejelas Savinho. City mengumumkan perekrutannya dari Troyes pada 18 Juli 2024 dengan kontrak lima tahun sampai 2029, setelah musim pinjamannya di Girona berakhir dengan 11 gol dan 10 assist saat klub Spanyol itu finis ketiga di La Liga dan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Bekal seperti itu membuat kepindahannya ke Inggris terasa logis, karena ia datang bukan sebagai talenta mentah, tetapi sebagai winger muda yang sudah terbukti memberi hasil nyata.

Savinho - Winger Muda Manchester City


Yang membuat kisahnya semakin menarik adalah cara City langsung melihat ruang tumbuh yang besar dalam permainannya. Klub menggambarkannya sebagai pemain dengan skill alami, kecepatan tinggi, dan kemampuan dribel yang mencolok. Profil seperti ini memang sangat sesuai dengan tuntutan sepak bola modern, terutama di tim yang mengandalkan penguasaan bola dan membutuhkan pemain sayap yang mampu membuka pertahanan lawan lewat aksi individu. Karena itu, sejak awal Savinho bukan hanya dibawa untuk menambah kedalaman skuad, tetapi juga untuk memberi warna berbeda di lini serang.

Musim pertama yang memberi dasar kuat

Adaptasi di Premier League tidak pernah mudah, apalagi bagi pemain muda yang pindah ke salah satu klub paling kompetitif di dunia. Namun City mencatat bahwa pada musim pertamanya di Etihad, Savinho tampil 48 kali di semua kompetisi, mencetak 3 gol dan 13 assist, serta ikut membantu klub memenangkan Community Shield 2024. Catatan itu penting karena menunjukkan bahwa ia langsung memberi kontribusi nyata, terutama sebagai penyedia peluang bagi rekan-rekan setimnya.

Dampak musim pertama itu juga cukup meyakinkan hingga City memperpanjang kontraknya pada 3 Oktober 2025. Dalam pengumuman resmi tersebut, klub menyebut kontrak barunya berlaku sampai musim panas 2031. Perpanjangan secepat ini biasanya menjadi tanda bahwa klub sangat puas dengan perkembangan sang pemain dan melihatnya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang. Dalam kasus Savinho, itu juga memperlihatkan bahwa kualitasnya tidak hanya terlihat dari highlight, tetapi juga dari konsistensi pengaruhnya di lingkungan tim.

Savinho dan gaya bermain yang membuatnya sangat menarik

Tulisan Rizky Saputra , Ia bukan hanya cepat, tetapi juga mampu mengubah ritme serangan dengan sentuhan yang berani.

Gaya Bermain Savinho


Dribel eksplosif dan keberanian menghadapi bek

Ciri paling menonjol dari Savinho adalah kemampuan menggiring bola dalam kecepatan tinggi. City sendiri menyebutnya memiliki blistering pace dan dazzling dribbling ability, dua kualitas yang langsung menjelaskan mengapa ia mudah menarik perhatian. Ia adalah tipe winger yang senang menerima bola dalam posisi satu lawan satu, lalu memaksa bek membuat keputusan sulit. Dalam situasi seperti itu, pemain bertahan sering harus memilih antara menjaga jarak atau mencoba merebut bola lebih awal, dan kedua pilihan itu bisa dihukum oleh pemain secepat dirinya.

Gaya bermain seperti ini sangat penting dalam tim besar. Ketika struktur serangan buntu, pemain seperti Savinho bisa membuka permainan lewat satu akselerasi, satu perubahan arah, atau satu dribel yang memaksa lawan mengubah bentuk pertahanan. Itulah sebabnya peran winger modern tidak hanya dinilai dari gol. Mereka juga dinilai dari seberapa besar mereka bisa menciptakan kekacauan yang menguntungkan tim. Dalam konteks itu, Savinho punya nilai besar karena ia dapat memberi ancaman bahkan sebelum sampai ke aksi terakhir.

Kreatif, aktif, dan mulai lebih produktif

Selain dribel, aspek lain yang membuat Savinho menarik adalah kapasitas kreatifnya. Musim pertamanya berakhir dengan 13 assist di semua kompetisi, angka yang menunjukkan bahwa ia bukan pemain sayap yang hanya mengandalkan aksi individu. Ia juga bisa memilih momen umpan dengan baik dan memberi servis yang berguna untuk penyelesai di depan. Bahkan dalam Liga Champions 2025/26, UEFA mencatat ia telah memainkan 7 pertandingan, 371 menit, dan mencatat 1 assist dengan akurasi umpan 79,15 persen.

Produktivitas golnya pun mulai memberi tanda positif pada musim ini. Menjelang laga melawan Nottingham Forest pada 1 Maret 2026, City menulis bahwa Savinho telah mencetak 7 gol dalam 5 kali menjadi starter di Europa League musim itu, ditambah 3 gol dalam 2 pertandingan di kompetisi piala domestik. Beberapa hari kemudian, ia juga mencetak gol saat City menang 3-1 atas Newcastle United di FA Cup. Rangkaian ini menunjukkan bahwa meski reputasinya lebih dulu dibangun dari kreativitas dan dribel, output akhirnya juga mulai berkembang ke arah yang lebih matang.

Savinho dan alasan namanya terus membesar di City

Popularitasnya tumbuh karena kontribusinya terlihat jelas, bukan hanya karena statusnya sebagai talenta Brasil.

Relevan di klub dan tetap punya bobot internasional

Salah satu ukuran penting untuk pemain muda adalah kemampuan menjaga status di klub sekaligus tim nasional. City mencatat bahwa Savinho sudah menjadi pemain internasional Brasil sejak 2024, ketika ia dipanggil dan menjalani debut dalam kemenangan atas Inggris di Wembley. Klub juga melaporkan bahwa ia ikut membantu Brasil menang 4-0 atas Peru dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2024. Ini menunjukkan bahwa reputasinya tidak hanya dibangun di level klub, tetapi juga di panggung internasional.

Punya ruang tumbuh yang masih sangat besar

Meski sudah memberi kontribusi bagus, Savinho tetap berada pada fase perkembangan yang belum selesai. City menegaskan saat memperpanjang kontraknya bahwa ia masih muda dan sangat lapar untuk terus belajar. Hal ini cocok dengan gambaran performanya sekarang: dasar kualitasnya sudah sangat kuat, sementara penyelesaian akhir dan konsistensi di liga tampaknya masih bisa naik lagi. Justru di situlah letak daya tariknya. Ia bukan pemain yang sudah mencapai batas, tetapi pemain yang masih punya ruang besar untuk berkembang menjadi winger elite secara penuh.

Kesimpulan

Savinho layak disebut sebagai salah satu winger muda paling menarik di sepak bola saat ini. Ia datang ke Manchester City setelah musim luar biasa bersama Girona, lalu membangun dasar yang kuat dengan 48 penampilan, 3 gol, dan 13 assist pada musim pertamanya sebelum menandatangani kontrak baru sampai 2031. Ditambah kontribusinya di Eropa, piala domestik, dan level internasional bersama Brasil, Savinho bukan hanya talenta yang enak ditonton, tetapi juga pemain yang benar-benar berpotensi menjadi pembeda besar bagi Manchester City dalam beberapa musim ke depan.