Kredit Mobil Turun 2,43 Persen, OJK Minta Multifinance Sesuaikan Skema Pembiayaan

Kredit mobil multifinance turun 2,43 persen pada Juli 2026, sementara pembiayaan mobil listrik dan hibrida bekas meningkat tajam.

pembiayaan kredit mobil melalui perusahaan multifinance menurun
Kinerja pembiayaan kendaraan roda empat melalui perusahaan multifinance disebut mengalami penurunan sebesar 2,43 persen. (Dok. Ist)

SUARANASIONAL.ID — Penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat oleh perusahaan multifinance tercatat turun 2,43 persen secara tahunan pada Juli 2026, seiring perubahan preferensi konsumen dan perkembangan skema pembiayaan di sektor otomotif.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menyebut perkembangan tersebut menjadi perhatian regulator di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

"Pada Juli 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat oleh multifinance terkontraksi 2,43 persen yoy menjadi Rp230,92 triliun, yang dipengaruhi antara lain oleh preferensi konsumen dan perkembangan pembiayaan kendaraan," ujar Agusman, Rabu (16/9/2026).

Menurut OJK, pelemahan nilai pembiayaan kendaraan tidak otomatis menunjukkan bahwa konsumen beralih sepenuhnya dari kredit ke transaksi tunai. Perubahan tersebut juga berkaitan dengan kecenderungan konsumen serta dinamika produk pembiayaan kendaraan yang tersedia.

Pembiayaan mobil bekas konvensional melemah

Penurunan paling besar terjadi pada pembiayaan mobil bekas konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak. Portofolio pembiayaan pada segmen tersebut turun 4,52 persen secara tahunan menjadi Rp86,25 triliun.

Kondisi itu menunjukkan adanya perubahan dalam pola permintaan kendaraan yang dibiayai melalui perusahaan multifinance, khususnya pada pasar mobil bekas berbahan bakar konvensional.

Namun, tren berbeda terlihat pada pembiayaan kendaraan ramah lingkungan bekas yang justru tumbuh tajam dalam periode yang sama.

Mobil listrik dan hibrida bekas tumbuh pesat

Penyaluran pembiayaan untuk kendaraan listrik maupun hibrida bekas melonjak 103,06 persen secara tahunan hingga mencapai Rp1,52 triliun pada Juli 2026.

Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu perkembangan yang mencolok di tengah kontraksi pembiayaan kendaraan roda empat secara keseluruhan.

Perbedaan tren antara mobil bekas konvensional dan kendaraan listrik maupun hibrida bekas menjadi gambaran adanya pergeseran minat konsumen di pasar otomotif yang perlu direspons oleh industri pembiayaan.

OJK dorong diversifikasi produk

Meski pembiayaan kendaraan menghadapi perlambatan, OJK menilai masih terdapat ruang pertumbuhan yang dapat dimanfaatkan perusahaan multifinance. Pelaku industri diminta menyesuaikan strategi pemasaran dan produk dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah.

"Pembiayaan kendaraan masih menghadapi tantangan, sehingga ke depan multifinance perlu memperkuat diversifikasi produk, meningkatkan kualitas layanan, serta menyesuaikan skema pembiayaan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen dengan tetap memperhatikan manajemen risiko, prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, dan pelindungan konsumen," urai Agusman.

Arahan tersebut menempatkan kemampuan multifinance dalam membaca perubahan selera konsumen sebagai salah satu faktor penting untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan kendaraan.

Di saat yang sama, penyesuaian produk dan skema kredit tetap harus dilakukan dengan mempertahankan manajemen risiko, prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta pelindungan konsumen.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Suara Nasional
Redaksi Suara Nasional
Portal berita Indonesia terbaru viral 2026, update terkini hari ini dari regional hingga nasional. Bagian dari ekosistem media digital Pewarta Network

BERITA TERBARU

  • Kredit Mobil Turun 2,43 Persen, OJK Minta Multifinance Sesuaikan Skema Pembiayaan
  • Kredit Mobil Turun 2,43 Persen, OJK Minta Multifinance Sesuaikan Skema Pembiayaan
  • Kredit Mobil Turun 2,43 Persen, OJK Minta Multifinance Sesuaikan Skema Pembiayaan
  • Kredit Mobil Turun 2,43 Persen, OJK Minta Multifinance Sesuaikan Skema Pembiayaan
  • Kredit Mobil Turun 2,43 Persen, OJK Minta Multifinance Sesuaikan Skema Pembiayaan
  • Kredit Mobil Turun 2,43 Persen, OJK Minta Multifinance Sesuaikan Skema Pembiayaan