Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya, Tuan Rumah Asian Games 2026 yang Memesona

Aichi dan Nagoya menjadi tuan rumah Asian Games 2026 sekaligus menawarkan kastel, kuil, museum, Ghibli Park, hingga kuliner khas.

Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya
Nagoya dan Aichi memiliki destinasi wisata ikonik yang dapat dikunjungi saat Asian Games 2026. (Dok. Ist)

SUARANASIONAL.ID — Aichi dan Nagoya menjadi salah satu perhatian dunia pada September hingga Oktober 2026 karena menjadi pusat penyelenggaraan Asian Games 2026. Di luar pertandingan olahraga, kawasan di Jepang tersebut menawarkan beragam destinasi yang dapat dikunjungi wisatawan, mulai dari kastel bersejarah hingga taman bertema Studio Ghibli.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Pertandingan tersebar di sejumlah kota di Prefektur Aichi, dengan Nagoya sebagai pusat utama penyelenggaraan.

Aichi merupakan prefektur di wilayah Chubu, Pulau Honshu, yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri penting Jepang, termasuk untuk sektor otomotif dan penerbangan. Kawasan ini juga memiliki perpaduan antara perkembangan teknologi, tradisi, dan industri.

Sejumlah venue Asian Games berada di Nagoya, Toyota, Okazaki, Toyohashi, Anjo, Gamagori, serta beberapa kota lain di Prefektur Aichi.

Sementara itu, Nagoya merupakan ibu kota Aichi sekaligus salah satu kota terbesar di Jepang. Lokasinya berada di antara Tokyo dan Kyoto sehingga relatif mudah dijangkau dari sejumlah kota besar di negara tersebut.

Dari Tokyo, perjalanan menggunakan Tokaido Shinkansen menuju Nagoya Station memerlukan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Akses udara juga tersedia melalui Chubu Centrair International Airport dan Nagoya Airport.

Destinasi wisata di Aichi dan Nagoya

Wisatawan yang datang untuk menyaksikan Asian Games dapat menyempatkan diri mengunjungi sejumlah tempat menarik di Aichi dan Nagoya.

Nagoya Castle menjadi salah satu landmark yang paling dikenal dari kota tersebut. Kastel yang memiliki sejarah berkaitan dengan periode Edo ini memiliki ornamen ikan emas shachihoko di bagian atas bangunannya.

Pengunjung dapat menjelajahi kawasan Hommaru Palace dan taman di sekitar kastel. Tempat ini menawarkan pengalaman untuk melihat arsitektur tradisional Jepang sekaligus mengenal sejarah Nagoya.

Pilihan lainnya adalah Atsuta Jingu, kuil Shinto yang disebut telah berdiri sekitar 1.900 tahun. Kawasan kuil dipenuhi pepohonan tua dan memberikan suasana berbeda dari pusat kota modern Nagoya.

Atsuta Jingu juga memiliki keterkaitan dengan Kusanagi-no-Tsurugi, salah satu dari Tiga Regalia Kekaisaran Jepang. Pedang tersebut tidak dipertontonkan kepada publik, sementara lokasi kuil dapat dijangkau sekitar tiga menit berjalan kaki dari Jingu-mae Station melalui Meitetsu Line.

Bagi penggemar Studio Ghibli, Ghibli Park menjadi destinasi yang tidak kalah menarik. Taman ini berada di Expo 2005 Aichi Commemorative Park dan menghadirkan sejumlah area yang terinspirasi dari karya Studio Ghibli.

Beberapa area di dalamnya antara lain Hill of Youth, Ghibli's Grand Warehouse, Dondoko Forest, Mononoke Village, dan Valley of Witches. Wisatawan perlu melakukan reservasi terlebih dahulu untuk berkunjung ke Ghibli Park.

Sementara bagi pencinta sejarah dan budaya Jepang, Tokugawa Art Museum dapat menjadi pilihan. Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan budaya samurai, termasuk pedang, zirah, perlengkapan upacara minum teh, keramik, kaligrafi, serta kostum dan topeng Noh.

Kuliner khas Nagoya

Perjalanan ke Nagoya juga dapat dilengkapi dengan mencicipi makanan khas setempat. Beberapa kuliner yang dikenal dari kota ini antara lain miso katsu, tebasaki atau sayap ayam berbumbu, dan Taiwan ramen.

Wisatawan dapat menemukan berbagai pilihan kuliner tersebut di sekitar Nagoya Station maupun kawasan pusat kota. Pilihan makanan ini menjadi bagian lain dari pengalaman mengenal karakter lokal Nagoya di luar destinasi sejarah dan budaya.

Nagoya menjadi pusat Asian Games 2026

Nagoya menjadi lokasi utama Asian Games 2026, termasuk penyelenggaraan Opening Ceremony dan Closing Ceremony yang berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium.

Sejumlah pertandingan juga digelar di dalam kota, termasuk di Aichi International Arena. Namun, penyelenggaraan kompetisi tidak seluruhnya terpusat di Aichi karena beberapa pertandingan menggunakan venue di Tokyo, Shizuoka, dan lokasi lainnya.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 diikuti atlet dari 45 negara dan wilayah di Asia. Berdasarkan informasi Komite Olimpiade Jepang, terdapat 43 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Ajang tersebut juga menjadi kali ketiga Jepang menjadi tuan rumah Asian Games setelah Tokyo pada 1958 dan Hiroshima pada 1994.

Selama penyelenggaraan, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas di pusat Nagoya. Salah satunya ONE ASIA WORLD, fan zone resmi Asian Games yang menghadirkan olahraga, budaya, kuliner, musik, dan aktivitas lainnya di kawasan Hisaya-odori Park, Oasis 21, serta Sakae Hiroba.

Pemerintah Kota Nagoya turut menyiapkan program budaya yang memperkenalkan sejarah, seni, alam, industri, dan kuliner khas setempat. Dengan demikian, Asian Games 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum bagi Aichi dan Nagoya memperkenalkan karakter kawasan tersebut kepada pengunjung dari berbagai negara.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Suara Nasional
Redaksi Suara Nasional
Portal berita Indonesia terbaru viral 2026, update terkini hari ini dari regional hingga nasional. Bagian dari ekosistem media digital Pewarta Network

BERITA TERBARU

  • Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya, Tuan Rumah Asian Games 2026 yang Memesona
  • Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya, Tuan Rumah Asian Games 2026 yang Memesona
  • Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya, Tuan Rumah Asian Games 2026 yang Memesona
  • Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya, Tuan Rumah Asian Games 2026 yang Memesona
  • Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya, Tuan Rumah Asian Games 2026 yang Memesona
  • Destinasi Wisata Aichi dan Nagoya, Tuan Rumah Asian Games 2026 yang Memesona