Review realme P4 Lite: Gaming Lancar dan Baterai 7.000 mAh, tapi Ada Kompromi
![]() |
| realme P4 Lite hadir sebagai ponsel entry-level dengan fokus pada performa gaming dan baterai berkapasitas 7.000 mAh. (Dok. Ist) |
SUARANASIONAL.ID — realme P4 Lite hadir sebagai ponsel entry-level yang menempatkan performa gaming dan daya tahan baterai sebagai nilai jual utama. Dengan harga mulai Rp1.999.000, perangkat ini membawa baterai 7.000 mAh, layar 120 Hz, serta bodi yang dirancang lebih tahan terhadap benturan.
realme P4 Lite merupakan varian Lite dari realme P4x yang diperkenalkan di Indonesia pada waktu yang sama. Namun, fokus perangkat ini bukan mengejar spesifikasi tinggi di semua sektor, melainkan memberikan pengalaman gaming yang cukup solid di kelas harganya.
Desain kokoh dengan layar 120 Hz
Secara fisik, realme P4 Lite memiliki dimensi 166,48 x 78,23 x 8,38 mm dengan bobot 208 gram. Bodinya memang tidak tergolong tipis, tetapi masih terasa nyaman digenggam ketika digunakan bermain game.
Perangkat ini menggunakan lapisan yang menyerupai logam pada bagian sisi dan membawa proteksi ArmorShell untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan maupun jatuh.
Pada bagian belakang terdapat modul kamera sederhana dengan dua elemen kamera yang disusun vertikal serta lampu flash di sampingnya. Unit yang diuji menggunakan warna Titan Grey dengan finishing matte.
Penempatan tombol volume dan tombol daya berada di sisi kanan, sementara pemindai sidik jari terintegrasi pada tombol daya. Slot SIM berada di sisi kiri bagian atas, sedangkan bagian bawah menyediakan USB-C, speaker, dan jack audio 3,5 mm.
Untuk layar, realme P4 Lite mengandalkan panel 6,8 inci HD+ dengan resolusi 1570 x 720 piksel. Refresh rate hingga 120 Hz dan touch sampling rate hingga 240 Hz menjadi kombinasi yang mendukung kebutuhan bermain game.
Kecerahan layar mencapai 900 nits. Warna yang dihasilkan juga cukup cerah untuk ukuran ponsel entry-level dan masih nyaman digunakan dalam kondisi terang maupun gelap.
Performa cukup kuat untuk gaming ringan
realme P4 Lite ditenagai chipset UNISOC T7250 dengan clock speed hingga 1,8 GHz dan GPU Mali-G57. Pada varian tertinggi yang diuji, perangkat tersebut dipadukan dengan RAM dinamis hingga 12 GB melalui konfigurasi 4 GB + 8 GB.
Dalam penggunaan sehari-hari, perpindahan aplikasi dan scrolling terasa lancar. Meski terdapat keterbatasan multitasking akibat antarmuka yang digunakan, performanya masih tergolong memuaskan untuk kelas entry-level.
Untuk menjaga suhu ketika bermain dalam waktu lama, realme membekali perangkat dengan Graphite Cooling System berukuran 10.000 mm². Sistem tersebut membantu menjaga temperatur selama sesi gaming.
Pengujian Mobile Legends: Bang Bang menunjukkan perangkat mampu menjalankan grafis High pada 60 fps secara stabil selama sekitar 2,5 jam. Tidak ditemukan penurunan frame rate dan bodi juga tidak terasa panas selama sesi tersebut.
Free Fire juga dapat dimainkan pada pengaturan Graphics Ultra dan High FPS di Normal secara stabil. Setelah digunakan sekitar dua jam, perangkat tidak menunjukkan panas berlebih.
Respons layar sentuh juga cukup baik ketika digunakan untuk menekan skill maupun membidik dalam permainan. Namun, kemampuan tersebut memiliki batas ketika perangkat dipaksa menjalankan game yang lebih berat.
Genshin Impact dan Arknights: Endfield tidak menjadi pilihan ideal untuk realme P4 Lite. Dalam pengujian, kedua game tersebut tidak mampu mencapai frame rate yang memadai, yakni berada di bawah 30 fps.
Perangkat ini juga menyediakan gaming assistant yang dapat diakses melalui sidebar ketika bermain. Fitur tersebut tersedia, meski dalam pengujian tidak banyak digunakan.
Masih mengandalkan jaringan 4G
Salah satu kompromi pada realme P4 Lite terdapat pada konektivitas. Chipset UNISOC T7250 yang digunakan tidak mendukung 5G, sehingga perangkat ini hanya dapat terhubung melalui jaringan 4G.
Antarmuka yang digunakan juga bukan realme UI versi penuh. Perangkat menjalankan versi yang tampaknya merupakan realme UI “Lite” berbasis Android 16, sementara versi penuh yang disebut dalam sumber adalah realme UI 7.
Navigasi sistem terasa halus, tetapi pengguna akan menemukan cukup banyak aplikasi bawaan. Sebagian besar aplikasi tersebut masih dapat dihapus apabila tidak dibutuhkan.
Kamera menjadi sektor yang dikorbankan
Berbeda dengan performa gaming, kemampuan fotografi bukan fokus utama realme P4 Lite. Perangkat ini hanya membawa kamera belakang 8 MP wide angle dan kamera depan 5 MP.
Perekaman video kamera belakang mendukung resolusi hingga 1080p pada 30 fps, sedangkan kamera depan maksimal 720p pada 30 fps. Keduanya juga memiliki dukungan dual-view video.
Spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa realme lebih banyak mengalokasikan kemampuan perangkat untuk kebutuhan performa dan daya tahan dibandingkan fotografi.
Baterai 7.000 mAh jadi keunggulan utama
Kapasitas baterai menjadi salah satu bagian paling menonjol dari realme P4 Lite. Perangkat ini membawa Titan Battery berkapasitas 7.000 mAh yang mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal berdasarkan pengujian.
Daya tahannya juga cukup menarik ketika digunakan bermain game. Setelah gaming selama total 4,5 jam, baterai masih menyisakan sekitar 40 persen.
Hasil tersebut sejalan dengan klaim realme yang menyebut perangkat dapat digunakan bermain game selama 8 hingga 10 jam.
Namun, kapasitas besar tersebut belum diimbangi teknologi pengisian daya yang sama agresif. realme P4 Lite hanya mendukung pengisian 15W, sehingga proses pengisian dari 20 persen hingga penuh membutuhkan waktu lebih dari dua jam.
Dengan kondisi tersebut, pengisian pada malam hari menjadi pilihan yang lebih praktis. Untungnya, kapasitas 7.000 mAh membuat frekuensi pengisian untuk penggunaan harian tidak terlalu sering.
Perangkat ini juga mendukung reverse charging. Fitur tersebut memungkinkan realme P4 Lite digunakan sebagai sumber daya darurat untuk perangkat lain, seperti TWS maupun ponsel.
Layak dipertimbangkan untuk gaming entry-level
Secara keseluruhan, realme P4 Lite cukup berhasil menjalankan perannya sebagai ponsel gaming entry-level. Performa yang stabil untuk game ringan, pengelolaan suhu, layar 120 Hz, touch sampling hingga 240 Hz, serta baterai besar menjadi kombinasi yang menarik.
Namun, calon pengguna perlu memahami sejumlah kompromi yang ditawarkan. Tidak adanya dukungan 5G, pengisian daya 15W yang relatif lambat untuk baterai 7.000 mAh, serta kemampuan kamera yang terbatas menjadi kekurangan utama perangkat ini.
Dengan harga mulai Rp1.999.000, realme P4 Lite dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang lebih mengutamakan gaming dan daya tahan baterai daripada fotografi, jaringan 5G, atau kecepatan pengisian daya.
