Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Persebaya Menang atas Penang FC, Bernardo Tavares Masih Soroti Banyak Kekurangan

Bernardo Tavares saat memimpin Persebaya dalam laga uji coba
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares saat memimpin tim dalam laga uji coba. (Dok. Ist)

SUARANASIONAL.ID — Kemenangan Persebaya Surabaya atas Penang FC belum membuat Bernardo Tavares sepenuhnya puas. Pelatih asal Portugal itu masih menemukan sejumlah persoalan yang harus dibenahi sebelum tim memasuki kompetisi resmi.

Persebaya mengalahkan Penang FC 1-0 dalam pertandingan uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8/2026) malam. Gol tunggal Bajol Ijo dicetak Walber Mota pada menit ke-83.

Hasil tersebut menjadi modal positif, tetapi Bernardo lebih menaruh perhatian pada proses permainan. Laga tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan rotasi sekaligus menguji sejumlah pemain di posisi yang berbeda.

Bernardo soroti transisi bertahan

Salah satu catatan utama Bernardo Tavares muncul dari penampilan Persebaya pada babak pertama. Ia menilai timnya terlalu banyak memberikan kesempatan kepada Penang FC untuk melepaskan tembakan.

"Saya pikir pada babak pertama kami membiarkan tim lawan melakukan banyak tembakan ke arah gawang kami, sementara kami tidak terlalu banyak melakukan tembakan," kata Bernardo Tavares, melansir laman iLeague, Selasa (18/8/2026).

Persebaya kemudian meningkatkan agresivitas setelah pergantian pemain dilakukan pada babak kedua. Meski demikian, Bernardo masih melihat celah dalam transisi ketika tim kehilangan penguasaan bola.

"Kami memiliki momen-momen bagus dan menunjukkan sikap yang baik, tetapi terkadang dalam transisi bertahan kami membiarkan tim lawan menciptakan dua atau tiga peluang yang sebenarnya bisa menjadi gol," ujar Bernardo Tavares.

Penang FC memang sempat menghasilkan sejumlah peluang yang membahayakan pertahanan Persebaya. Namun, Bernardo menilai secara keseluruhan timnya memiliki statistik peluang yang lebih baik.

"Namun, jika kita menghitung peluang terbesar, jumlah tembakan ke arah gawang, kami lebih banyak dibandingkan lawan. Kami juga mendapatkan lebih banyak tendangan sudut," ucap mantan pelatih PSM Makassar itu.

Rotasi jadi bagian evaluasi Persebaya

Banyaknya pergantian pemain dalam pertandingan tersebut menjadi bagian dari rencana Bernardo untuk mengukur kesiapan skuad. Ia ingin melihat kemampuan pemain ketika ditempatkan pada posisi berbeda.

"Saya pikir kami bisa bermain lebih baik, tetapi ada juga beberapa momen bagus pada babak pertama. Pada babak kedua, kami melakukan banyak pergantian pemain," ucapnya.

Bernardo menilai pertandingan kontra Penang FC berlangsung dengan intensitas yang cukup baik. Kehadiran lawan yang mampu memberikan tekanan juga membantu Persebaya menjaga fokus sepanjang pertandingan.

"Saya pikir ini pertandingan yang bagus dan intens. Tim lawan juga memiliki tim yang bagus sehingga membuat kami tetap fokus. Ada banyak hal yang masih bisa kami tingkatkan untuk menjadi tim yang lebih baik," katanya.

Bagi Bernardo, uji coba tersebut bukan sekadar mengejar kemenangan. Pertandingan juga menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan tim sekaligus menemukan aspek yang masih membutuhkan perbaikan.

Pemain muda ikut mendapat kesempatan

Selain mengevaluasi pemain yang sudah lebih berpengalaman, Bernardo memberikan ruang kepada sejumlah pemain muda. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan mereka pengalaman bermain bersama tim utama.

"Kami memainkan beberapa pemain sejak awal untuk melihat mereka di posisi lain. Beberapa pemain muda seperti Ichsas Baihaqi juga mendapat kesempatan bermain. Kami mengakhiri pertandingan dengan Dava Yunna, pemain dari akademi. Penting bagi mereka untuk merasakan atmosfer seperti ini," tuturnya.

Dengan demikian, kemenangan atas Penang FC sekaligus menjadi bahan evaluasi Persebaya sebelum menghadapi kompetisi resmi. Bernardo masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam memperbaiki transisi bertahan dan meningkatkan konsistensi permainan tim.

mpo555