Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Motor Matic Mulai Berdecit saat Akselerasi? Ini 4 Penyebab yang Perlu Diwaspadai

perawatan cvt motor matic untuk mencegah bunyi berdecit
Perawatan CVT motor matic perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga performa dan mencegah kerusakan komponen. (Dok. Ist)

SUARANASIONAL.ID — Bunyi gredek atau berdecit ketika motor matic mulai berakselerasi jangan buru-buru dianggap sebagai gangguan ringan. Suara tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah pada sistem continuously variable transmission (CVT), terutama pada komponen yang berperan menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang.

CVT bekerja mengatur rasio putaran mesin pada motor matic sehingga akselerasi dapat berlangsung tanpa perpindahan gigi secara konvensional. Karena terdiri dari sejumlah komponen yang terus bekerja saat kendaraan digunakan, sistem ini membutuhkan pemeriksaan dan perawatan secara berkala.

Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, menjelaskan bunyi gredek dapat muncul ketika proses gesekan antara kampas ganda dan mangkok kopling tidak berlangsung sempurna.

“Saat motor mulai berjalan, kampas ganda akan menempel pada mangkok kopling untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang. Ketika permukaan kampas atau mangkok sudah kotor, licin, atau mengalami keausan, proses gesekannya menjadi tidak sempurna sehingga muncul getaran yang dirasakan pengendara sebagai bunyi gredek," ujar Wahyu.

Menurut dia, kondisi tersebut sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama karena dapat mengganggu kenyamanan sekaligus mempercepat keausan komponen lain di dalam CVT.

"Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kenyamanan berkendara yang terganggu, tetapi juga dapat mempercepat keausan komponen CVT lainnya,” tuturnya.

Empat penyebab motor matic berdecit

Ada sejumlah kondisi pada komponen CVT yang dapat memicu bunyi gredek maupun berdecit ketika motor matic berakselerasi. Berikut empat penyebab yang perlu diperhatikan.

1. Debu menumpuk

Debu dapat terbentuk dari sisa gesekan komponen dan kemudian menempel pada kampas ganda maupun mangkok kopling. Penumpukan tersebut bisa mengurangi daya cengkeram ketika kedua komponen bekerja.

2. Mangkok kopling menjadi licin

Permukaan mangkok kopling dapat berubah menjadi mengilap atau mengalami glazing akibat panas berlebih. Kondisi ini membuat gesekan antara mangkok dan kampas ganda tidak lagi optimal.

3. Kampas ganda aus

Kampas ganda mengalami gesekan secara terus-menerus sehingga permukaannya dapat menipis atau bahkan terbakar. Ketika kemampuan mencengkeram menurun, gejala berupa getaran dan bunyi dapat muncul saat motor mulai bergerak.

4. V-Belt kering atau getas

V-Belt yang sudah mengalami keausan, menjadi kering, getas, atau licin juga dapat memunculkan suara berdecit. Selain menimbulkan bunyi, kondisi tersebut dapat mengurangi efisiensi penyaluran tenaga dari mesin.

Cara menjaga CVT tetap optimal

Pemeriksaan CVT secara berkala menjadi salah satu langkah untuk mencegah gangguan berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius. Area CVT disarankan dibongkar dan dibersihkan dari debu maupun kotoran setiap sekitar 2.000–5.000 kilometer, dengan menyesuaikan kondisi penggunaan kendaraan.

Komponen yang sudah aus, getas, atau rusak juga perlu segera diganti. Kampas ganda dan V-Belt termasuk komponen yang perlu diperhatikan ketika pemeriksaan menunjukkan adanya penurunan kondisi.

Perawatan sebaiknya dilakukan di bengkel resmi agar pemeriksaan komponen CVT mengikuti standar yang berlaku. Dengan pemeriksaan menyeluruh, potensi masalah dapat diketahui sebelum berkembang dan memerlukan penanganan lebih besar.

Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F Maharanto, mengatakan sebagian konsumen justru datang setelah bunyi gredek muncul.

“Banyak konsumen baru datang ke bengkel setelah muncul bunyi gredek. Padahal apabila pemeriksaan dilakukan secara berkala, kondisi komponen CVT dapat diketahui lebih awal. Perawatan rutin tidak hanya menjaga performa motor, tetapi juga membuat biaya perawatan menjadi lebih ekonomis karena kerusakan dapat dicegah sejak dini,” tutur Benedictus.

lgopro99